jump to navigation

Gadis Kecil Itu Sekarang Sudah Besar November 25, 2008

Posted by Molin in Uncategorized.
trackback

Nyanyian kebangsaan perusahaanku sudah berkumandang di sore hari. Aku mulai untuk bersiap pulang, sejak kepindahanku ke bagian yang baru ini, aura lembur jarang menghampiri. Seperti biasa Jakarta macet, apalagi setelah kepindahanku ke Gambir. Makin jauh dari rumah dan jalanan yang aku lewati rata2 macet. Ya sudahlah, anggep aja tour keliling Jakarta ke bagian lain yang sudah jarang aku kunjungi.

Jam stgh 7 malam sudah sampai di pintu tol keluar Pondok Gede Barat, jrenggg… still macet. Seorang gadis datang menghampiri mobil di sekitarku sambil menjajakan roti dagangannya. Gadis itu cantik dan bersih. Dia mengenakan kaos putih, jaket, dan celana selutut. Rambutnya lurus diikat kuncir kuda. Aku tertegun melihatnya, dalam hati bergumam “Anak ini sepertinya pernah kulihat, dimana ya ??” Setelah aku perhatikan, memang raut wajah itu tampak tidak begitu asing. Aku berusaha mengingat – ingat dimana aku pernah bertemu dengannya.

Aku masih di alam pikiranku, kemudian “Mba, mba beli rotinya mba!” sahutnya. Masing-masing roti itu dibungkus oleh tempat plastik (yang biasa dibuat bungkusan nasi kuning atau nasi uduk) kemudian dicekrek. Aku mulai mengingatnya kembali,”bungkusan itu tidak berubah, masih seperti yang dulu. tapi dimana ya ??” kemudian aku tersentak karena mobilku harus mulai berjalan sambil melambaikan tanganku tanda penolakan membeli roti itu.

Di sepanjang perjalanan aku masih memikirkan dimana aku pernah bertemu dengan anak itu. Yaaaaa aku ingat !!! di sebuah pom bensin di pangkalan jati – jatiwaringin. Dan itu sudah bertahun-tahun lamanya. Memang waktu aku kuliah dulu, aku sering mengisi bensin di tempat itu dan tak jarang aku melihat anak kecil itu berjualan roti. Pernah sesekali waktu aku pergi dengan ibuku dan mengisi bensin di pom bensin itu. Anak itu menghampiri mobil kami, Ibuku langsung memanggilnya untuk membeli roti yang dijajakannya. Tak tega melihat anak perempuan sekecil itu berjualan roti. Dari penampilannya dan tutur bahasanya, anak itu baik dan sopan. Kemudian ibuku bertanya perihal sekolahnya, dan ya dia masih sekolah dan membantu orang tuanya mencari nafkah. Ah rasanya bener2 tak tega melihat anak itu. Setelah membeli roti itu, mobil kami langsung melaju pulang.

Dan kini….. gadis kecil itu sudah besar, masih seperti dulu….. masih berjualan roti, masih cantik, bersih, dan sopan…..

Comments»

1. iverline - November 25, 2008

masih seperti dulu.. tp mungkin sekarang dia yg punya pombensin dl tempat dia dulu jualan mol.. ^_^

btw lo di gambir skrg? hehe jauh dari temen lo si “mo” sapa itu di kantin dong…😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: