jump to navigation

Berdua bersama D.I.A.M October 25, 2011

Posted by Molin in Uncategorized.
trackback

Aku memilih berdua saja dengan Diam…

Diam mengandung banyak makna. Aku memilih diam, di saat aku sedang marah. Aku memilih diam, di saat aku sedang sedih. Aku memilih diam, disaat ingin menangis. Aku memilih diam ketika dipojokkan. Aku memilih diam karena merasa tersakiti. Aku memilih diam ketika emosi ini hiruk pikuk di hatiku. Aku memilih diam, ketika semua orang bicara. Aku memilih diam, ketika datang prasangka.

Ya diam hanya diam, meskipun mungkin diam bukan merupakan solusi, tapi diam adalah senjata ampuh untuk menahan amarah dan emosi. Hanya menahan tidak lebih, sekali lagi bukan solusi. Diam juga merupakan senjata ampuh untuk menghindari konflik. Diam juga untuk menghormati dan menghargai pendapat orang lain.

Saya dan Diam…

 

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: